Yusril Masuk Bursa Cagub DKI, Ini Komentar Ahok

Yusril Masuk Bursa Cagub DKI, Ini Komentar Ahok

IndoElection.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, tak berani mengomentari soal Yusril Ihza Mahendra, yang baru saja dipertimbangkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menjadi bakal calon gubernur yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur DKI tahun 2017.

Ahok, sapaan akrab Basuki, menyerahkan sepenuhnya penilaian terhadap Yusril, yang merupakan mantan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, kepada publik Jakarta.

“Tergantung orang menilai (kapabilitas Yusril menjadi Gubernur DKI). Saya enggak berani komentar, karena saya satu kampung,” ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jumat, 5 Februari 2015.

Yusril dilahirkan di Manggar, Belitung Timur, pada 5 Februari 1956. Ahok juga dilahirkan di kabupaten yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu pada 49 tahun lalu.

Meski demikian, Ahok tetap menyambut kemungkinan Yusril menjadi calon saingannya di Pilgub. Ahok kembali menyatakan pandangannya. Semakin banyak kandidat yang berlaga di Pilgub, pihak yang paling diuntungkan adalah warga Jakarta. Warga semakin banyak memiliki pilihan calon pemimpin yang bisa menjadikan Jakarta lebih baik.

“Saya dorong supaya banyak orang mencalonkan diri jadi gubernur di DKI. Siapa tahu program saya kurang baik, kurang cepat. Semakin banyak yang mencalonkan, semakin warga DKI punya banyak pilihan. Warga bisa mendengarkan, kira-kira apa kebijakan yang ditawarkan, apa visi calon gubernur,” ujar Ahok.

Wacana pengusungan Yusril oleh PKS di Pilgub DKI tahun 2017 disampaikan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. PKS kini tengah melakukan penjajakan untuk berkoalisi dengan partai politik lain terkait jumlah kursinya yang hanya 16 di DPRD DKI.

Selain Yusril, bakal cagub lain yang kemungkinan didukung adalah Ridwan Kamil dan Adhyaksa Dault.

PKS hendak mengusung Yusril karena Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu dinilai memiliki pengalaman dalam bidang birokrasi dan memiliki sikap yang tegas serta jujur.

“Pak Yusril juga bersih dan tak pernah tersangkut korupsi. Kalau Pak Yusril serius, perlu juga mendeklarasikan diri komitmen beliau untuk maju,” ujar Hidayat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat pagi. (feb)

Categories: Geliat Kandidat

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*