Tim Ikhsan-Li Claudia Tuding Panwas Tangsel Seperti Timses Airin

Tim Ikhsan-Li Claudia Tuding Panwas Tangsel Seperti Timses Airin

IndoElection.com, Tangerang – Sikap Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Tangerang Selatan dipertanyakan. Terlebih saat masing-masing pasangan calon menyampaikan visi misi mereka dalam acara Karnaval Kampanye Damai yag digelar oleh KPU Tangsel, kemarin (Minggu, 20/9).

Dalam kampanye politik di acara tersebut, paslon Ikhsan Modjo-Li – Claudia Chandra menyatakan, jika terpilih dalam Pilkada Tangsel nanti, tidak akan korupsi dan dana APBD benar-benar untuk rakyat.

“Kenapa resah? Bukankah Ikhsan Modjo dipersilakan oleh KPUD untuk menyampaikan visi misi dan berkampanye? Kenapa ketika beliau menyampaikan visi misi kok ada tim pasangan calon yang protes? Malah Panwas Tangsel ikut-ikutan layaknya tim sukses pasangan calon,” heran Tim Kampanye Ikhsan Modjo – Li Claudia Chandra, Teddy Gusnaidi melalui siaran persnya, Senin (21/9).

“Apakah Ikhsan Modjo – Li Claudia Chandra dan timnya memprotes visi misi dan kampanye calon pasangan lain?,” imbuhnya.

Menurut Teddy, ini lagi-lagi blunder yang dilakukan oleh pihak Panwas Tangsel, ikut berbunyi tanpa dasar. Panswas dikritiknya terlalu bersikap seperti tim sukses.

“Kenapa ketika Ikhsan Modjo menyatakan soal korupsi dan APBD, pada tersinggung? Apakah Ikhsan Modjo menuduh dengan menyebutkan nama pasangan calon lain? Tidak kan? Apakah Ikhsan Modjo menuduh Panwas Tangsel korupsi? Tidak kan?,” cecarnya.

Teddy menegaskan, apa yang dikemukakan Ikhsan saat kampanye kemarin adalah janjinya sebagai calon kepala daerah dengan masyarakat. Toh, masih menurut Teddy, tidak ada larangan dari KPU Tangsel bahwa paslon dalam orasinya tidak boleh berbicara tema korupsi dan APBD.

“Apakah ada larangan itu? Ternyata tidak ada! Di UU dan PKPU juga tidak ada! Jadi kenapa jadi pada tersinggung? Kenapa panwas bereaksi?” tegasnya.

Teddy juga menilai, dengan bereaksi seperti itu, justru Panwaslu seolah menuduh Airin Rachmi koruptor. Dan seharusnya, Airin Rachmi menegur tim suksesnya dan Panwas Tangsel karena bersikap berlebihan.

“Airin itu baru menjadi saksi. Bahkan jika dia menjadi tersangka pun, tidak boleh kalian berfikir dan menjudge bahwa Airin adalah pelaku kejahatan. Tidak boleh! Karena baru disangkakan,” ujarnya menekankan.

Sekali lagi, Teddy meminta tim sukses Airn untuk bersikap menghormati visi misi pihak lain dan jangan asal beraksi tanpa dasar.

“Kasihan Airin-Benyamin, mereka dirugikan atas ketidakmampuan kalian dalam bersikap,” ujarnya nyinyir. (dik)

Categories: Delik

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*