Tak Kondusif, Kapolres Usul Debat Antar Calon Bupati Ditiadakan

Tak Kondusif, Kapolres Usul Debat Antar Calon Bupati Ditiadakan

IndoElection.com, Semarang – Kepala Polres Semarang AKBP Latif Usman mengusulkan debat antarpasangan calon dalam acara debat publik calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Semarang ditiadakan.

Usman beralasan, debat antar pasangan calon tersebut dapat memicu suasana yang tidak kondusif, bahkan kerusuhan.

“Kalau bisa, debat program antarpaslon, yakni paslon satu menanyakan program paslon satunya dan sebaliknya ditiadakan. Sehebat apapun program itu pasti bisa diperdebatkan,” ungkap Usman.

Usman mengungkapkan hal itu dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang, di Kantor Bupati Semarang, di Ungaran, Selasa (24/11/2015).

Belajar dari acara serupa yang digelar sejumlah daerah yang berakhir ricuh, Usman tidak ingin hal itu terjadi di Kabupaten Semarang.

Menurut Usman, acara debat publik itu sebaiknya hanya memberi kesempatan kepada panelis untuk mengkritisi program calon, bukan oleh sesama paslon.

“Kalau antar paslon akan ada nuansa saling menjatuhkan. Ini nanti bisa menimbulkan hal yang tidak diinginkan,” ujar dia.

“Yang pasti kami akan all out bersama TNI mengamankan acara itu,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kabupaten Semarang Guntur Suhawan mengaku belum bisa mengambil keputusan.

“Tidak bisa langsung kami putuskan. Nanti akan kami mintakan masukan dari anggota lain dan tim ahli,” kata Guntur.

Hanya saja, sesuai formalitas acara, jelasnya, nuansa perdebatan program antarpaslon memang harus ada.

“Insyaallah tetap ada, tapi dengan tetap mempertimbangkan faktor keamanan,” ujar dia.

Sebagaimana dberitakan, debat publik akan digelar pada Kamis (3/12/2015) mendatang di gedung indoor komplek GOR Pandanaran, Wujil, Ungaran Barat.

“Dimulai sekitar pukul 17.30 WIB hingga 19.00 WIB, disiarkan langsung salah satu stasiun televisi,” ujar dia. (ren)

Categories: Kampanye

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*