Relawan Rai Mantra Garap Klip “Bahagia Dalam Pengabdian”

Relawan Rai Mantra Garap Klip “Bahagia Dalam Pengabdian”

IndoElection.com, Denpasar – Suasana kediaman calon wali kota Denpasar nomor urut 1, IB Rai Dharmawijaya Mantra di Jalan Tjok Agung Tresna, Renon, Denpasar terlihat berbeda dari biasanya, Minggu (20/09/2015).

Ratusan relawan dari berbagai latar belakang terlihat antusias mengikuti proses shooting video klip lagu “Bahagia Dalam Pengabdian”. Lagu dan klip ini dipersembahkan oleh seniman Bali yang juga vokalis Band XXX, Gusti Ngurah Marianta alias Tut Rah XXX.

Proses shooting dimulai pukul 15.00 Wita di halaman depan kediaman Rai Mantra. Sejumlah adegan diperagakan, mulai dari tari, menyanyi sambil menari, tepuk tangan juga tari baris.

Rai Mantra terlihat ambil bagian dalam beberapa adegan.

Menurut Tut Rah, lagu ini rencananya persembahkan untuk ulang tahun Rai Mantra pada 30 April lalu. Dalam perkembangannya, syair dan klip ini kemudian dirangkai untuk pesan pengabdian dan kepemimpinan dalam arti lebih luas.

Menurutnya, syair lagu “Bahagia Dalam Pengabdian” diambil dari pesan broadcast yang dikirimkan Rai Mantra tiap pagi kepada Tut Rah dalam bentuk doa dan kata-kata bijak. Setelah dirangkai, jadilah barisan kata-kata yang membentuk syair.

“Tiap hari broadcast doa seperti di syair lagu, pengabdian pasti ada keiklasan dan pengorbanan,” kata Tut Rah.

Klip berdurasi 3,5 menit ini, melibatkan sekitar 400 relawan dari berbagai latar belakang. Mulai kalangan difabel, sahabat dan relawan dari berbagai kategori.

Awalnya, Tut Rah hanya mengajak penyandang difabel. Namun belakangan sejumlah sahabat juga ingin ambil bagian dan secara spontan mengajak teman-teman lain.

Rencananya klip ini akan diupload dan disebarkan melalui media sosial.

Tut Rah sendiri berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi unsur kampanye dalam klip ini.

Karena itu, dalam klip tidak menampilkan adegan yang berisi ajakan untuk mencoblos pasangan calon tertentu dalam Pilkada Denpasar.

Sekalipun, sebagai seniman Tut Rah punya harapan agar Rai Mantra terpilih kembali.

Video klip ini merupakan bentuk dukungan kreatif, sekaligus menyebarkan nilai-nilai positif.

Karena, pesan moral lebih ditonjolkan dibandingkan pesan politik menjelang Pilkada.

“Harapan terpilih lagi pasti ada, tapi saya tidak mau terlibat politik praktis. Di sini ada nilai rasa apalagi soal pengabidian itu meliputi semua aspek, misalnya pengabdian kepada orang tua,” kata Tut Rah.

Sementara itu, Rai Mantra menyambut baik inisiatif dari para sahabat ini. Apalagi hubungan baik dengan insan kreatif sudah terjalin sejak lama. Karena itu, kedua belah pihak sama-sama memberikan apresiasi.

“Yang penting inisiatif datang dari mereka, kami sangat mengapresiasi,” kata Rai Mantra.

Rai Mantra tentu berharap karya ini nantinya bisa mendongkrak perolehan suara dalam Pilkada.

Namun yang jauh lebih penting, bagaimana kreativitas tumbuh di Kota Denpasar sesuai jargon kota kreatif berwawasan budaya. Kreativitas seperti ini diharapkan dapat ditularkan ke generasi muda yang lain.

“Dari pada kita create yang baru kan lebih baik kita hargai apa yang lahir dari mereka,” kata Rai Mantra. (feb)

Categories: Kampanye

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*