Rampo Dendangkan Lagu Melayu Di Pintu Masuk Istana Maimoon

Rampo Dendangkan Lagu Melayu Di Pintu Masuk Istana Maimoon

IndoElection.com, Medan – Calon Wali Kota Medan, nomor urut 2, Ramadhan Pohan (Rampo) mendendangkan lagu melayu di depan pintu masuk Istana Maimoon Jalan Brigjen Katamso, Senin (9/11/2015).

Ramadhan mencuri perhatian pengunjung saat menyanyikan lagu melayu berjudul Cinta Hampa. Suara merdu Ramadhan dan irama musik melayu membuat para pengunjung berhenti dan duduk untuk menonton penampilan Ramadhan.

“Saya suka menyanyi. Lagu-lagu daerah harus dikembangkan. Pentas seni budaya juga harus dibuka untuk meningkatkan minat generasi muda untuk mencintai seni budaya daerah,” ujar Ramadhan usai bernyanyi.

Dia mengatakan sudah seharusnya Istana Maimoon selaku ikon kota Medan mendapat perhatian khusus dari Pemko Medan dalam pengembangan dan pelestarian cagar budaya di Sumut.

Salah satu cara perhatian Pemko yakni dengan memberikan bantuan secara periodik pertahunnya ke yayasan yang mengurus Istana tersebut.

“Sampai saat ini, yang saya lihat kondisi Istana Maimon sudah cukup bagus dan dikelolah pihak yayasan. Namun yang kita sayangkan saat ini adalah kurangnya suntikan dana. Untuk itu, negara wajib memberi bantuan secara periodik ke situs-situs cagar budaya secara khusus ke Istana Maimoon dan pada tempat lainnya,” ucap Ramadhan didampingi Johnsari Sihaloho dan para tim pemenangan Ramadhan – Eddie Kusuma (REDI) saat berkunjung ke Istana Maimon Medan.

Sebagai Ikon Kota Medan, Istana Maimoon sudah sangat pantas di kunjungi Wali Kota Medan. Bukan malah sebaliknya, harus menunggu undangan dari pihak yayasan, baru Wali Kota yang datang.

“Tidak ada ceritanya Wali Kota diundang oleh para yayasan. Tapi Wali Kotanya lah yang wajib datang ketempat seperti ini. Itulah artinya kita menghormati sejarah dan kebudayaan dan adat istiadat. Kan sudah dikatakan bahwa Medan ini adalah Negeri Melayu. Medan sudah tumbuh berkembang dengan multietnis. Ini soal keinginan hati untuk membenah istana tersebut,” ucapnya lagi.

Menanggapi itu, Pembina Yayasan Sultan Ma’moen Alrasjid, Tengku Ichsan Alrasjid mengatakan kedatangan Ramadhan Pohan semoga jadi berkah tersendiri bagi keluarga kesultanan.

“Tujuan datang kemari bagaimana untuk melihat rakyat. Kami ini namanya saja sultan tetapi kami ini tetap rakyat. Jadi harapan kami, Insya Allah dan mudah-mudahan berkat doa kita bersama dengan adanya berkah Bapak Ramadhan Pohan datang kemari mudah-mudahan apabila ia menjadi Wali Kota dan apa yang ia sampaikan tadi itulah kita harapkan.

Kalau Pak Ramadhan terpilih jadi wali kota Medan, jangan lupa dengan Istana Maimoon” ucap Tengku Ichsan Alrasjid yang juga salah satu keturunan kerajaan.

Ia juga berharap agar kedepannya pemerintah ikut meninjau sekaligus bersama-sama membangun istana.

“Istana Maimoon ini bukan khusus untuk Melayu tetapi ketepatan saja milik suku Melayu. Di Sumut ini ada sembilan etnis. Dan kami sudah merasa semua etnis itu adalah keluarga kami. Untuk itu harapan kami adalah kedepannya marilah kita sama-sama meneropong, meninjau dan membangun istana,” tegasnya. (ren)

Categories: Figur

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*