Pilkada Purworejo, Panwas Mulai Rekrut 1.587 Pengawas TPS

Pilkada Purworejo, Panwas Mulai Rekrut 1.587 Pengawas TPS

IndoElection.com, Purworejo – Gaung pengawasan Pilkada Kabupaten Purworejo akan semakin menggema menyusul pembentukan pengawas tempat pemungutan suara (TPS). Personil pengawas baru ini mulai dibentuk oleh Panwas Purworejo yang proses rekrutmennya diserahkan kepada Panwascam dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) di masing-masing desa.

Ketua Panwas Kabupaten Purworejo Gunarwan dalam siaran persnya menjelaskan, pihaknya akan merekrut sebanyak 1.587 pengawas TPS yang nantinya ditugaskan untuk mengawal pengawasan di masing-masing TPS.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi pembentukan pengawas TPS ini dengan Panwascam. Proses rekrutmen sekarang sudah mulai berjalan. Silakan masyarakat yang berminat dan memenuhi kualifikasi bisa langsung mendaftar ke Panwascam di masing-masing kecamatan,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan Gunarwan, pengawas TPS ini merupakan organ baru lembaga pengawasan dan merupakan amanat dari UU Nomor 8 tahun 2015. Pengawas TPS ini nantinya akan memiliki masa kerja selama satu bulan dan tugasnya membantu PPL melakukan pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan suara di masing-masing TPS.

Keberadaan pengawas TPS tersebut, sambungnya, menjadi kekuatan baru bagi Panwas untuk memaksimalkan proses pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan suara yang cukup rawan terjadi pelanggaran.

“Pilkada kali ini kan tidak ada rekapitulasi di tingkat PPS. Artinya dari TPS langsung dibawa ke PPK untuk direkap. Kami memprediksi potensi pelanggarannya cukup besar sehingga butuh pengawasan yang lebih maksimal,” katanya.

Persyaratan untuk mendaftar sebagai pengawas TPS ini usianya minimal 18 tahun, mempunya kemampuan baca tulis serta memiliki pengetahuan di bidang kepemiluan, menyerahkan foto kopi KTP, foto terbaru ukuran 4 x 6 lima lembar, dan membuat sejumlah surat pernyataan.

Sesuai dengan time line yang sudah disusun, tanggal 20 hingga 22 Oktober PPL mengusulkan calon pengawas TPS ke Panwascam, 25-31 Oktober penerimaan pendaftaran, 1-5 November pemeriksaan berkas, 9 November tes wawancara, dan maksimal 13 November penetapan pengawas TPS terpilih.

“Rencananya pengawas TPS akan dilantik tanggal 17 Nopember. Setiap pengawas TPS akan mendapatkan honor total Rp 350 ribu,” tandasnya menyebutkan pengurus partai politik maupun kadernya tidak bisa mendaftar sebagai pengawas TPS. (dik)

Categories: Penyelenggaraan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*