Pilkada Mojokerto, PCNU Ancam Pecat Pengurus Yang Tak Dukung Nisa

Pilkada Mojokerto, PCNU Ancam Pecat Pengurus Yang Tak Dukung Nisa

IndoElection.com, Mojokerto – Pimpinan Cabang Nadhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto secara terang-terangan menyatakan dukungannya untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati, Choirun Nisa-Arifudinsjah (Nisa-Syah) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015. Bahkan, NU mengancam akan menyopot pengurusnya yang mendukung paslon lain.

Penandatanganan pakta integritas paslon bupati-wabup Mojokerto 2015-2020 tersebut digelar di gedung pertemuan salah satu rumah makan di Kota Mojokerto. Penandatanganan pakta integritas dihadiri seluruh lapisan pengurus NU, Banom NU di Kabupaten Mojokerto serta paslon Nisa-Syah. Bahkan, Rais Syuriah PWNU Jatim, Miftachul Akhyar juga hadir dalam acara tersebut.

Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, Syihabul Irfan mengatakan, setelah penandatangan pakta integritas tersebut, semua warga NU harus bersatu. “Tidak ada pilihan lain selain menyukseskan pasangan bu Nisa dan pak Arifudin (Nisa-Syah). Karena Cabup Nisa merupakan kader NU yang menjabat Dewan Pakar Muslimat NU Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya, Sabtu (03/10/2015).

Masih kata Gus Irfan (sapaan akrab, red), pakta integritas tersebut sudah menjadi keputusan dalam rapat antara Rais Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Mojokerto tiga hari sebelumnya. Pihaknya berharap agar kader terbaik NU, yakni cabup Choirun Nisa menjadi Bupati Mojokerto periode 2015-2020. Gus Irfan menyatakan bakal menyopot pengurus dan badan otonom (Banom) NU yang memilih paslon lain.

“Sudah disampaikan Rais Syuriah, kita menitipkan calon kita kepada parpol, untuk menjadikan kader kita (Nisa) sebagai bupati. Itu sudah pilihan terbaik. Pengurus NU dan Banomnya apabila ada pilihan lain akan berhadapan dengan kita, akan kita konsultasikan dengan PWNU Jatim. Kalau tidak, sanksinya berupa teguran, kalau sudah terlalu ya kita copot,” tegasnya.

Salah satu poin pakta integritas antara NU dengan paslon Nisa-Syah yang mengejutkan adalah pada poin pertama. Yakni berbunyi jika terpilih dalam Pilkada 9 Desember nanti, paslon nomor urut 1 itu wajib melibatkan NU dalam penyusunan rencana pembangunan hingga Rancangan APBD Kabupaten Mojokerto.

Bahkan paslon Nisa-Syah menyatakan kesiapannya untuk mendapatkan sanksi dari NU jika mengingkari pakta integritas tersebut. Namun wabup, Choirun Nisa membantah bakal memberikan posisi istimewa bagi PCNU Kabupaten Mojokerto dalam setiap penentuan kebijakan Pemkab Mojokerto ke depannya.

“Aturan perundang-undangan, semua elemen harus dilibatkan dalam Musrenbang. Tidak ada se-spesial untuk NU, pada prinsipnya kita tetap ada skala prioritas pembangunan,” ujar cabup, Choirun Nisa.

Pakta integritas tersebut tentunya dibuat sebagai kontrak politik antara PCNU Kabupaten Mojokerto dengan paslon Nisa-Syah. Dengan bekal dukungan NU, paslon nomor urut 1 ini diprediksi bakal sulit terkalahkan. Pasalnya, NU memiliki jumlah masaa yang besar di Kabupaten Mojokerto.

Categories: Kampanye

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*