Pilkada Minahasa, KPU Batasi Alat Peraga Kampanye

Pilkada Minahasa, KPU Batasi Alat Peraga Kampanye

IndoElection.com, Tondano – Peraturan mengenai pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) untuk setiap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) di Minahasa, selain tempatnya ditentukan hanya lima tempat, namun jumlahnya juga ikut dibatasi.

“Sesuai dengan aturannya, untuk pemasangan baliho, di Minahasa kan ada lima titik yang ditentukan, dan tiap titik itu hanya dipasang masing-masing calon satu baliho saja, dan namun memang sampai sekarang baliho tersebut belum ada, karena yang cetak adalah dari KPU Provinsi, dan kami hanya fasilitasi pemasangannya saja,” jelas Meidy Tinangon, Ketua KPU Minahasa, Minggu (30/8/2015).

Pun dengan umbul-umbul yang akan dipasang di tiap kecamatan dibatasi juga, dan masih sama juga, dicetak oleh KPU Provinsi.

“Untuk umbul-umbul, hanya akan diberikan 10 per kecamatan untuk masing-masing calon,” ujar dia.

Sementara, di desa yang akan dipasangi spanduk, juga hanya akan mendapatkan satu spanduk per calon. Namun menurutnya, untuk baliho, spanduk dan umbul-umbul tersebut, nantinya akan didesain sendiri oleh tim kampanye, kemudian dicetak oleh KPU.

“Sampai sekarang juga kami masih menunggu APK dari KPU Provinsi tersebut, bagaimana bentuknya, yang pasti ada tanda pengaman dari KPU Provinsi, yang hanya mereka yang tahu kode pengamannya,” kata dia. Di Minahasa juga menurutnya, tidak ada jadwal untuk kampanye damai.

Dijelaskannya, diluar dari itu semua, APK yang dipasang dianggap melanggar aturan, dan berhak untuk ditertibkan, dan tim kampanye juga tidak bisa melarang ketika ditertibkan, karena pemasangan APK saat ini tidak sembarangan lagi.

“Sampai sekarang memang belum ada laporan, tapi kalau ditemukan, kita akan rekomendasi dan koordinasi dengan Panwas juga Satpol PP untuk dilakukan penertiban,” kata dia. (dik)

Categories: Penyelenggaraan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*