Pilkada Kota Semarang, Sigit Ibnugroho Paling Kaya

Pilkada Kota Semarang, Sigit Ibnugroho Paling Kaya

IndoElection.com, Semarang – Ketiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang menyampaikan Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) setelah diteliti dan diklarifikasi KPK di Kantor KPU Kota Semarang, Selasa (1/12).

Untuk kesempatan pertama menyampaikan Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara adalah pasangan calon nomor dua, Hendi-Ita, kemudian disusul pasangan calon nomor tiga, Sigit-Agus dan terakhir pasangan calon nomor satu, Soemarmo-Zuber. Dari ketiga paslon tersebut, Sigit Ibnugrono merupakan calon wali kota dengan kekayaan terbanyak dengan total Rp 11.840.104.621.

Untuk Pasangan calon dua Hendi-Ita, Hendi mempunyai total kekayaan sebesar Rp 1.816.243.081 yang terhitung tanggal 18 Mei 2015; dengan rincian harta tidak bergerak senilai Rp 1.287.631.000, harta bergerak Rp 300.000.000, giro Rp 935.340.843 dan hutang sebesar Rp 806.818.762.

Sedangkan Ita mempunyai total kekayaan Rp 847.846.910 terhitung tanggal 14 Juli 2015; dengan rincian harta tidak bergerak sebesar Rp 607.072.000, harta bergerak Rp 366.000.000, giro Rp 42.762.479, dan hutang sebesar Rp 380.756.280.

Sigit Ibnugroho mempunyai total kekayaan Rp 11.840.104.621 dengan rincian harta tidak bergerak sebesar Rp 6.028.500.000, harta bergerak Rp 1.205.000.000, surat berharga Rp 5.262.500.000, giro setara kas sebesar Rp 844.104.621 dan US$ 27.898 dan hutang Rp 1.500.000.000.

Sedangkan Agus Sutyoso mempunyai total kekayaan Rp 2.775.057.970 terhitung tanggal 22 Juli 2015 dengan rincian harta tidak bergerak sebesar Rp 2.674.814.000, harta bergerak Rp 801.000.000, giro setara kas Rp 362.743.870 dan hutang sebesar Rp 1.359.000.000.

Terakhir Soemarmo dengan total kekayaan Rp 2.652.590.311 terhitung tanggal 24 Juli 2015 dengan rinci, harta tidak bergerak sebesar Rp 1.862.082.000, harta bergerak Rp 310.000.000, surat berharga Rp 225.000.000, giro setara kas Rp 121.008.311 dan tidak memiliki hutang.

Sedangkan Zuber Safawi mempunyai kekayaan Rp 543.048.271 dengan rincian harta tidak bergerak sebesar Rp 246.250.000, harta bergerak Rp 34.400.000, giro setara kas Rp 216.398.271 dan hutang sebesar Rp 43.000.000.

Agus Suprihanto, Komisioner KPU Kota Semarang Divisi Hukum Pengawasan, Pencalonan dan Kampanye mengatakan penyampaian kekayaan para paslon tersebut berdasarkan data yang diserahkan paslon kepada KPK sebelum proses pencalonan.

“Syarat pencalonan itu salah satunya bukti tanda terima telah melaporkan LHKPN ke KPK kemudian KPK melakukan penelitian dan klarifikasi terkait laporan masing-masing pasangan calon,” katanya.

Sebagai bentuk transparasi kepada publik terkait LHKPN seluruh pasangan calon, lanjut Agus, maka akan ditampilkan di website KPU Kota Semarang agar seluruh masyarakat bisa melihat. (dik)

Categories: Figur

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*