Pilkada Boltim, Panwaslu Ingatkan ASN Boltim Untuk Netral

Pilkada Boltim, Panwaslu Ingatkan ASN Boltim Untuk Netral

IndoElection.com, Boltim – – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jajaran Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) untuk menjaga netralitas dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Pimpinan Panwas Boltim Divisi Pencegahan dan Hubungan Antaral Lembaga, Billy Kawuwung mengatakan pihaknya melayangkan surat kepada 43 satuan kerja termasuk lima kecamatan di Boltim yang mengingatkan netralitas ASN.

“Sebelumnya Panwas menyurat melalui Sekda. Saat ini kami menyurat melalui satuan kerja yang intinya penegasan terkait netralitas PNS beserta ancaman sanksinya,” ungkapnya, pada Minggu (6/9/2015).

Sebab netralitas ASN sudah diatur berdasarkan undang-undang ASN Nomor 5 tahun 2014 yang dipertegas dengan surat edaran menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

“Kami meminta ASN Boltim untuk menjaga integritas, profesional, netral, dan bebas dari intervensi politik serta tidak menggunakan aset milik pemerintah dalam kampanye gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati,” tegasnya.

Tak hanya itu, Panwas juga sudah menyurat ke pemda yang meminta agar para Sangadi untuk tetap netral di Pilkada Boltim. Sebab pemerintah desa dilarang ikut kampanye atau membuat keputusan yang merugikan calon lain.

“Larangan ini sudah tertuang dalam undang-undang nomor 8 tahun 2015 tentang pemilihan kepala daerah khususnya pasal 70 ayat 1 poin c. Jika melanggar maka akan dikenai sanksi pidana penjara paling singkat satu bulan dan paling lama enam bulan serta denda paling banyak Rp 6 juta rupiah,” terangnya.

Sebelumnya, Sekretaris daerah Boltim, Muhammad Assagaf meminta agar PNS tetap berjalan pada koridor aturan dan tidak terlibat pada politik praktis. PNS diminta untuk mampu memisahkan tugas dinas dan kepentingan pribadi. “Kalau ada yang coba-coba masuk politik, silakan keluar dari PNS,” tuturnya.

Senada dengannya Bupati Boltim Sehan Landjar yang menjadi calon petahana meminta agar AS tetap menjaga netralitas sebagai abdi negara. Walaupun dia mencalonkan diri kembali sebagai calon Bupati dengan status petahana. Namun dirinya tak akan mengintervensi atau menekan PNS.

“Saya ingatkan kembali para PNS untuk menjaga netralitas, fokuslah pada pelayanan. Jaga nama baik sebagai abdi negara agar pemerintahan Boltim tetap berjalan dengan baik,” tegasnya. (feb)

Categories: Penyelenggaraan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*