Paslon Pilkada Depok Serahkan SK Pemberhentian Ke KPUD

Paslon Pilkada Depok Serahkan SK Pemberhentian Ke KPUD

IndoElection.com, Depok – Pasangan calon kepala daerah yang berlatar belakang PNS dan anggota dewan telah mengajukan surat keputusan mengundurkan diri dari jabatan mereka kepada KPU Depok.

“Alhamdulillah, 2 calon yang berasal dari PNS dan anggota DPRD sudah menyerahkan SK pemberhentian,” kata Komisioner KPU Depok Ahmad Arief, Rabu (21/10/2015).

Dia mengatakan, Calon Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad–berpasangan dengan Pradi Supriatna–telah menyerahkan SK pemberhentian kepada KPU pada Selasa (20/10/2015). Idris sebelumnya pernah menjabat sebagai dosen PNS di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta semenjak tahun 2000.

Kemudian, calon wakil wali kota Depok Babai Suhaimi–berpasangan dengan Dimas Oky Nugroho–menyusul pada Rabu (21/10/2015). Babai sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Depok dari fraksi Partai Golkar. Dia juga menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD Depok.

“Sesuai peraturan, paling lambat pasangan calon yang berlatar belakang PNS, anggota dewan, TNI/Polri harus menyerahkan SK pemberhentian pada Kamis (22/10/2015),” ujarnya.

Babai menjadi calon yang belakangan menyerahkan SK pemberhentian kepada KPU. Pada Rabu (21/10/2015) siang, sempat diadakan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Depok, dengan agenda Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota DPRD Depok Pengganti Antar Waktu Masa Jabatan 2014-2019.

Dalam paripurna istimewa itu, Babai digantikan oleh Ervan Teladan. Ervan sama-sama berasal dari Partai Golkar dan datang dari dapil yang sama dengan Babai, yakni dapil 3 (Bojongsari, Sawangan, Cipayung).

Seusai rapat paripurna istimewa, Babai mengatakan, pergerakan kampanye akan lebih leluasa ketika dirinya sudah resmi tidak menjabat lagi sebagai anggota dewan.

Terlebih, dalam kondisi kampanye saat ini yang lebih menekankan pendekatan langsung ketimbang pengerahan massa, diperlukan energi dan waktu yang cukup banyak.

“Sementara pengganti saya pun memiliki pengalaman yang cukup banyak. Dia sempat menjadi anggota dewan pada periode sebelumnya. Jadi, sudah mengetahui fungsi yang akan dijalaninya,” ujar dia.

Babai menuturkan, Ervan bisa melanjutkan program yang telah digagasnya selama di Komisi C. Komisi yang sebelumnya diketuai Babai itu menaungi persoalan infrastruktur dan pembangunan di Depok.

Dia mengatakan, akan mendorong pada Ervan agar kerja di beberapa sektor pembangunan yang ada, seperti infrastruktur dan keindahan kota di Depok bisa dimaksimalkan lagi.

“Salah satunya adalah terkait pembangunan trotoar di berbagai kawasan Depok. Selama ini dinilai masih tidak manusiawi,” ujarnya.

Sebelumnya, Idris Abdul Shomad terlebih dahulu menyatakan pengunduran dirinya sebagai PNS di Balai Kota Depok, Senin (19/10/2015). Penerimaan SK berlangsung di Balai Kota Depok secara formal, dengan disaksikan unsur Pemkot Depok dan UIN Syarif Hidayatullah.

SK pengunduran diri itu dikeluarkan per tanggal 1 Oktober 2015. Dengan demikian, Idris tidak lagi menerima gaji dan menikmati fasilitas yang didapatkannya selama menjadi dosen per tanggal SK pengunduran diri itu keluar. (dik)

Categories: Penyelenggaraan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*