Pasangan Calon ini Cuma Miliki Saldo Awal Dana Kampanye Rp 10 Juta

Pasangan Calon ini Cuma Miliki Saldo Awal Dana Kampanye Rp 10 Juta

IndoElection.com, Nunukan – Pasangan calon nomor urut 4 Hajjah Asmah Gani (Wakil Bupati)- Haji Andi Kasim memiliki saldo awal terbesar.

Dalam Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), pasangan yang diusung Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (5 kursi DPRD Nunukan) ini menyampaikan sebesar Rp 10.002.192.

Besarnya dana ini disusul pasangan nomor urut 1 Hajjah Asmin Laura Hafid SE MM-Ir H Faridil Murad SE MT.

Pasangan yang diusung gabungan partai politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Hanura (8 kursi DPRD Nunukan) ini menyampaikan LADK sebesar Rp 2 juta.

Sedangkan LADK sebesar Rp 1 juta disampaikan masing-masing pasangan nomor urut 2, Drs H Basri MSi (Bupati petahana)-Yefta Berto STh yang diusung Partai Demokrat (6 kursi DPRD Nunukan) dan pasangan nomor urut 3 Mashur Bin Mohd Alias-Selutan Tadem melalui jalur perseorangan dengan perolehan 21.358 jiwa yang tersebar di 14 kecamatan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan, Hajjah Dewi Sari Bahtiar mengatakan, berbeda dengan Pemilihan Umum Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nunukan sebelumnya, kali ini dana kampanye dibatasi.

Batas maksimum dana kampanye untuk Pilkada Kabupaten Nunukan 2015 juga telah ditetapkan.

”Plafon anggaran tertingginya Rp.13,5 miliar. Itu sudah fix. Jadi itu batas dana kampanye yang telah disepakati,” katanya.

Awalnya, kata dia, asumsinya pembatasan dana kampanye hanya mencapai maksimal Rp 6 miliar.

Belakangan, kata dia, besaran itu dianulir Kantor Akuntan Publik (KAP). Dari catatan akuntan, ada dua item yang harus ditambahkan.

Dua item itu menjadi barometer untuk menentukan batas plafon anggaran dana kampanye. “Yaitu dana transportasi dan jumlah pengalihan alat peraga kampanye,” ujarnya.

Pada rapat awal memang tidak didampingi akuntan. “Begitu diaudit oleh mereka, ternyata salah. Karena asumsi itu hanya berdasar seputar kegiatan, tidak ada dana transportasi dan jumlah pengalih bahan kampanye,” ujarnya.

Dewi mengatakan, penambahan dana kampanya itu dihutung berdasarkan jumlah pengalihan bahan kampanye yang harus dikalikan 9 item alat peraga seperti mug, topi, pin, kaos. “Dengan harga maksimal Rp.25.000 per item,” ujarnya. (ren)

Categories: Keuangan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*