Panwaslu Bangka Tengah Bentuk Sentra Gakkumudu

Panwaslu Bangka Tengah Bentuk Sentra Gakkumudu

IndoElection.com, Bangka Tengah – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) akhirnya membentuk Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Rabu (9/9) kemarin yang diawali dengan penandatangan MoU oleh pihak kepolisian dan kejaksaan.

Hadir langsung Kapolres AKBP Roy Ardhya Candra dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Koba Ami Martoni untuk melakukan penandatangan Sentra Gakkumdu yang serta disaksikan perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bateng Yufendi, Komisioner KPU, Kasatpol PP Linmas dan tamu undangan lainnya.

Ketua Panwaslu Bateng, Anwar Saleh mengatakan, Sentra Gakumdu merupakan forum bersama yang terdiri dari unsur Panwaslu, Polres dan Kejari untuk menangani khusus pidana pemilu.

“Jadi pembentukan Sentra Gakkumdu Bateng ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Bawaslu RI dengan Kapolri dan Kejagung, serta MoU antara Bawaslu Provinsi Babel dengan Kapolda dan Kejati Babel,” ujar Anwar seusai penandatanganan MoU di kantor sekretariat Panwaslu.

Ia menambahkan, Sekretariat Sentra Gakkumdu bertempat di kantor Panwaslu Bateng siap menindaklanjuti laporan masyarakat maupun temuan pelanggaran Pilkada. Dengan adanya Sentra Gakkumdu, Anwar menekankan, agar pihak penyelenggara Pilkada di Bateng dapat bekerja dengan peka dan profesional sehingga minim pelanggaran, bermartabat serta berjalan dengan demokratis dan bermartabat.

“Penyelenggara pemilu harus cermat segala bentuk laporan di lapangan, hingga pelanggaran pilkada dapat lebih terminimalisir dengan mengedepankan proses pencegahan persuasif,” tegas Anwar.

Hal senada juga disampaikan AKBP Roy Ardhya Candra. Kapolres Bateng itu menjelaskan, MoU Sentra Gakkumdu ini sebagai pedoman untuk menyamakan pemahaman dari pola penanganan tindak pidana pemilu secara terpadu dan terkoordinasi, serta terwujudnya kerja sama dan sinergitas antara panwaslu, kepolisian dan kejaksaan.

“Jadi, dalam hal ini kita dari Polres dan Kejari bertugas menindaklanjuti jika ada pelanggaran yang tak terselesaikan ataupun tindak pidana yang terjadi selama gelaran Pilkada Bateng 2015,” ujarnya.

Sementara Kajari Koba, Ami Martoni mengharapkan, Sentra Gakumdu Bateng menjadi sebagai titik awal penyatuan persepsi yang sama mengenai penindakan tindak pidana pemilu yang terjadi pada saat pelaksanaan Pilkada. “Sentra Gakumdu ini juga bertujuan untuk tercapainya penegakan hukum tindak pidana pemilu secara cepat, sederhana dan tidak memihak kemanapun,” tandas Ami Martoni. (ren)

Categories: Penyelenggaraan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*