MK Diminta Bersikap Adil Dalam Sengketa Pilkada Muna

MK Diminta Bersikap Adil Dalam Sengketa Pilkada Muna

IndoElection.com, Jakarta – Mahkamah Kontitusi (MK) menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, dengan nomor surat perkara 120/PHP.BUP-XIV/2016.

Pasangan Laode Baharuddin-La Pili yang memenangi Pilkada Muna berharap MK dapat memutus dengan adil. Sebab dalam penyelenggaraannya, masih ditemukan adanya kecurangan dalam pilkada tersebut.

Namun KPUD Muna tidak mengindahkan keputusan MK tentang validitas data DPT.

“Ditemukan adanya intimidasi dari pihak pengaman untuk memenangkan pasangan tertentu,” ujar Laode dalam keterangannya, Rabu (20/7/2016).

Ketua DPW PAN Kabupaten Muna ini menambahkan, saat pemungutan suara ulang Pilkada Muna, bukti kecurangan juga ditemukan oleh Jaringan Pemantau Pilkada Indonesia (JPPI). “Kami menduga pilkada menjadi tidak berkualitas dan sudah direkayasa,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator JPPI Sulawesi Tenggara, Chaeruddin Affan mengatakan, kecurangan tersebut dimulai dari hasil Putusan MK. Temuan JPPI, kata dia salah satunya adalah tambahan 277 pemilih pada PSU 22 Maret 2016.

“Ini menjadi momentum penting dan berharga bagi Mahkamah Konstitusi yang baru terpilih untuk mengembalikan kepercayaan rakyat dengan membatalkan putusan PSU Kabupaten Muna,”tegasnya. (dik)

Categories: Delik

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*