Meski Sempat Bermasalah, KPU Medan Tetap Andalkan Sidalih

Meski Sempat Bermasalah, KPU Medan Tetap Andalkan Sidalih

IndoElection.com, Medan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan tetap mengandalkan sistem informasi data pemilih (Sidalih), meskipun sistem ini sempat bermasalah. Alasanya, sistem ini mendapat nilai bagus pada saat penilaian Indeks Demokrasi Indonesia.

“Meskipun kemarin sempat down (bermasalah, red), sidalih masih menjadi andalan KPU untuk daftar pemilih,” kata Anggota KPU Medan Edy Suhartono, Senin (21/9).

Menurutnya, Sidalih mempunyai program yang menyaring informasi pemilih, mulai dari nama, NIK, NKK, alamat hingga tanggal lahir. Program ini akan menunjukan jika ditemukan pemilih terdaftar ganda. Sedangkan kurang lengkap data dimasukan juga akan ditolak oleh sistem.

Pada penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) 2 September 2015, Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Medan memprotes dan mempertanyaakan, data mana yang menjadi data primer KPU Medan. Apakah data hasil pencocokan dan penelitian oleh Petugas Pemutahiran Daftar Pemilih (PPDP) yang dihimpun bejenjang oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan ditetapkan oleh KPU Medan, atau data yang ada di Sidalih. Pertanyaan itu dikarenakan ada PPK yang hanya menggunakan data Sidalih.

Mengenai hal itu, Edy mengatakan sesuai dengan perintah KPU Sumut dan RI, data yang mereka gunakan tetap pada Sidalih. Dia mengatakan, coklit oleh PPDP untuk mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat, memperbaiki data pemilih dan regruping (penyusunan dan penyesuaian) tempat pemungutan suara (TPS). Hasilnya dimasukan ke sistem dan menjadi daftar pemilih.

Sementara, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih Pilkada disebutkan, penyusunan daftar pemilih menggunakan Sidalih. Akah tetapi, Sidalih digunakan untuk mendukung kerja penyelenggara pemilihan dalam menyusun, mengoordinasi, mengumumkan dan memelihara data pemilih untuk melayani pemilih melakukan pemeriksaan data pemili.

Sedangkan data resmi (yang ditetapkan) dalam DPS, DPSHP, DPT merupakan data hasil pemutakhiran daftar pemilih yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari PPDP pada proses coklit, rekapitulasi hasil tanggapan masyarakat oleh PPS dan PPK sebelum penetapan DPT. (ren)

Categories: Penyelenggaraan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*