Menangkan Gugatan, Jos-Asli Selangkah Lagi Ikut Pilkada Minsel

Menangkan Gugatan, Jos-Asli Selangkah Lagi Ikut Pilkada Minsel

IndoElection.com, Amurang – Sidang Musyawarah Penyelesaian Sengketa dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) di Kantor Panwaskab, kembali digelar Senin (14/9).

Dalam sidang ini turut menghadirkan pemohon atas nama Jhon RM Sumual dan Annie Langi. Sedangkan pihak termohon dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Minsel dalam hal ini dihadiri oleh Dr Fanley Pangemanan (ketua) serta dua anggotanya, Elsye Sumual dan Lucky Kontu.

Pasangan calon (Paslon) John Sumual-Anne Langi (Jos-Asli) yang diusung oleh Partai Demokrat dan Gerindra berpeluang besar diakomodir menjadi peserta Pilkada Minsel.

Peluang datang setelah KPUD Minsel dalam sidang itu mengakui dokumen syarat pencalonan dan syarat calon dari paslon ini sudah lengkap pada tanggal 13 Agustus, sesuai batas waktu yang mereka berikan.

Meskipun begitu, bukan berarti Jos-Asli sebagai pemohon sudah mulus, pasalnya KPUD Minsel yang menjadi termohon bersikeras tidak meluluskan gugatan.

Dikarenakan mereka bertahan keputusan menggugurkan didasari pada dokumen yang tidak lengkap saat mendaftar di 3 Agustus dan itu juga sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh Panwaslu.

Padahal KPUD sendiri yang menerima pendaftaran Jos-Asli meski tidak lengkap, dengan memberi solusi paslon memasukkan surat pernyataan akan melengkapi.

Hal tersebut juga terungkap di persidangan serta diakui oleh Ketua KPUD Minsel Fanley Pangemanan.

“Dimana putusan tersebut lahir setelah ada konsultasi dengan personel KPUD propinsi, Bawaslu, DKPP. Bahkan dikatakannya personel Panwaslu Minsel Franny Sengkey ikut memberikan lampu hijau dan memberi saran untuk menerima,” utaranya.

Ia menambahkan bahwa kronologisnya paslon Jos-Asli pada saat pendaftaran 3 Agustus tidak lengkap dan sempat dilakukan skors untuk konsultasi.

Hasilnya yang juga mendapatkan persetujuan dari personel Panwaslu Franny Sengkey diberikan kesempatan melengkapi berkas hingga 9 Agustus.

“Kemudian di perpanjang sampai 13 Agustus guna perbaikan. Dan sampai batas tersebut mereka (paslon) lengkap,” kata Pangemanan.

Namun KPUD Minsel tetap bertahan, walaupun paslon Jos-Asli sudah menempuh jalur musyawarah. Sehingga Panwaslu yang memimpin memutuskan sidang dilanjutkan.

“Karena musyawarah kedua pihak memutuskan sepakat untuk tidak sepakat, maka sidang dilanjutkan besok. Dan kami memintakan kedua pihak memberikan bukti-bukti pendukung, diingatkan juga agar KPUD jangan lagi mengatakan tidak siap,” sebut ketua Panwaskab Minsel, Eva Keintjem.

Sumual seusai sidang musyawarah kepada sejumlah wartawan megkau kecewa dengan sikap KPUD Minsel. “Kami kecewa karena KPUD tidak mengakomodir permintaan kami agar diloloskan di pilkada walau berkas sudah lengkap,” katanya.

Tapi Sumual dan Langi menuturkan ia optimistis Panwaskab Minsel akan mengakomodir mereka. Ini karena KPUD Minsel sudah mengaku di depan Panwaskab Minsel bahwa berkas pencalonan mereka sudah lengkap sejak tanggal 13 Agustus. (ren)

Categories: Delik

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*