Kader Golkar Lutra Ramai-ramai Alihkan Dukungan ke PINTAR

Kader Golkar Lutra Ramai-ramai Alihkan Dukungan ke PINTAR

IndoElection.com, Lutra – Terpecahnya dukungan kader partai Golkar di pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di sejumlah daerah, juga terlihat di Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Penyebab utama perpecahan diduga karena belum adanya titik terang penyelesaian konflik dualisme kepengurusan di tingkat pusat.

Hal itu pada akhirnya mempengaruhi mesin partai di daerah dalam memenangankan kader-kader partai yang maju di Pilkada, 9 Desember mendatang.

Dampak negatif itu sangat dirasakan pasangan Cabup-Cawabup Lutra, Arifin Junaidi-Andi Abdulah Rahim yang maju dengan dukungan Partai berlambang pohon beringin ini. Sebagian besar kader Golkar yang mengklaim berada di kubu Golkar versi Agung Laksono (AL), ternyata lebih memilih memberikan dukungannya kepada pasangan cabup-Cawabup Lutra bernomor urut 1. Pasangan ini, yaitu kepada Indah Putri Indriani-Thahar Rum maju diusung koalisi Parpol, Gerindra, Nasdem, PDIP, dan Partai Demokrat.

Sikap yang diambil sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di beberapa kecamatan yang ada di Lutra tersebut, di beberkan Ketua DPC Golkar Limbong, Irham Jaya Palimbongan yang didampingi sekertaris DPC Golkar, Baso Rapang saat dikonfirmasi terkait adanya pembangkangan terhadap keputusan partai.

“Memang banyak teman sesama pengurus DPC yang sudah berani mengambil sikap dukungannya di Pilkada ini, yang bertentangan dengan amanat partai. Kami lebih memilih mendukung calon yang sesuai hati nurani kami yaitu Pasangan Indah Putri dan Thahar Rum,” ungkap Palimbongan, Rabu (16/9).

Menurut dia, sebelum mengambil sikap tersebut, dirinya telah memikirkan dampak terburuk yang akan timbul dari apa yang dilakukannya tersebut. “Pastinya saya telah pikir matang-matang risiko mendukung pasangan calon yang memiliki keseriusan membawa perubahan yang lebih baik bagi daerah ini. Sanksi beratpun siap kami terima. Perlu dicatat, ini terjadi tidak hanya bagi pengurus DPC dan PAC Golkar Limbong,” bebernya.

Senada, Baso Rapang tidak menepis adanya ratusan pengurus partai Golkar Lutra tingkat DPC dan PAC yang mbalelo pada keputusan partai Golkar. Namun menurutnya, itu dilakukan sebagian besar dari kader Golkar kubu Agung Laksono (AL).

“Sepertinya semua teman yang tidak mendukung pasangan Arjuna itu adalah kader Golkar yang belum lama ini menggelar Muswarah Daerah (Musda) Golkar versi AL di Hotel Remaja. Khusus pengurus PAC di Limbong, hanya 1 PAC saja yang belum nyatakan dukungannya ke PINTAR,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati dari Pintar, Thahar Rum yang dikonfirmasi terkait dukungan ratusan kader Golkar kepadanya, menyatakan tidak mengetahui secara persis hal tersebut. Legislator partai Gerindra ini berkelit bahwa dukungan dari kader Golkar itu kemungkinannya sebatas isu saja.

“Oh, adakah? Saya juga baru dengar hal itu, mungkin hanya isu saja. Tapi kalau itu benar adanya, kami pastinya sangat senang dan itu memberikan tanda-tanda baik kepada hasil yang akan dicapai pada 9 Desember mendatang,” ucapnya. (dik)

Categories: Kampanye

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*