Istana Sesalkan Ada Aparat Keamanan Tak Netral Di Pilkada

Istana Sesalkan Ada Aparat Keamanan Tak Netral Di Pilkada

IndoElection.com, Jakarta – Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebut ada aparat yang tidak netral saat penyelenggaraan Pilkada Serentak di 264 daerah di seluruh Indonesia. Pramono pun menyesalkan hal tersebut bisa terjadi saat pesta demokrasi.

“Ada beberapa daerah yang ada laporan di mana aparatnya tidak netral. Dan akan kita dalami apa betul ada yang tidak netral. Ini masih kami koordinasikan, Mendagri yang paling tahu,” kata Pramono di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2015).

Pemerintah, sambung Pramono, memastikan akan berkomitmen dan menjaga netralitas yang paling utama dalam demokrasi di Indonesia. Menurut dia, jalannya pilkada yang digelar kemarin pada prinsipnya dapat dikatakan berhasil.

“Boleh dibilang ini keberhasilan dan kesuksesan bersama karena hampir tidak ada hal-hal yang signifikan atau dalam arti mengganggu masyarakat atau berjalan yang anti-demokrasi. Tentunya, yang sudah baik ini harus dijaga bersama,” kata Pramono.

Pramono mengatakan, akan mencari tahu terkait adanya penyelenggara negara yang tidak netral dalam proses Pilkada Serentak kemarin. Hal itu dilakukan agar demokrasi di Indonesia dapat dijaga oleh semua pihak secara bersama-sama.

“Kalau ada laporan ketidaknetralan itu akan kita cari. Tapi komitmen kita menjaga demokrasi ini akan kita lakukan bersama,” pungkasnya. (feb)

Categories: Eksekutif

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*