Ini Tahapan Pilkada Serentak di Aceh 2017

Ini Tahapan Pilkada Serentak di Aceh 2017

IndoElection.com, Banda Aceh – Provinsi Aceh akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 2017 untuk memilih gubernur dan wakil gubernur serta kepala daerah 20 kabupaten dan kota. Berbeda dengan daerah lain, Pilkada Aceh dimeriahkan dengan kehadiran partai lokal. Ada juga uji baca Alquran bagi pasangan calon.

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh sudah meluncurkan pelaksanaan pilkada di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala Banda Aceh pada 2 Agustus 2016. Setelah tambo (gendering) ditabuh, tahapan pilkada pun resmi dimulai.

Pilkada Aceh digelar serentak di 23 kabupaten dan kota pada 15 Februari 2017. Dan sejak 3 Agustus 2016, KIP sudah memulai tahapan yakni menerima persyaratan dukungan bagi pasangan calon dari jalur perseorangan atau independen.

Komisioner KIP Aceh, Junaidi mengatakan, penyerahan syarat dukungan bagi calon pasangan perseorangan diterima hingga 7 Agustus nanti. Dalam waktu tersebut, bila ada kekurangan syarat, maka akan disampaikan ke pasangan calon dan harus segera dilengkapi.

“Yang paling bahaya kalau ada pasangan calon yang menyerahkan berkas dukungan di tanggal terakhir, 7 Agustus. Karena bila ada syarat dukungan bagi pasangan calon tidak lengkap, tidak akan ada penambahan waktu untuk melengkapinya,” kata Junaidi, Jumat (4/8/2016).

Karena itu, ia meminta partisipan dalam Pilkada Aceh memanfaatkan betul tahapan-tahapan yang ada.

Berikut tahapan Pilkada Serentak Aceh 2017:

3-7 Agustus 2016 – Penyerahan syarat dukungan cagub cawagub jalur perseorangan.

3–12 Agustus 2016 – Perhitungan jumlah minimal dukungan, sebaran dan analisa berkas dukungan calon perseorangan.

11–18 September 2016 – Pengumuman pendaftaran pasangan calon.

21–21 September 2016 – Pendaftaran pasangan calon.

21–27 September 2016 – Pengumuman dokumen syarat pasangan calon di laman resmi KIP.

21–25 September 2016 – Pemeriksaan kesehatan pasangan calon.

21–27 September 2016 – Uji kemampuan baca Alquran bagi pasangan calon.

29 September – 1 Oktober 2016 – Perbaikan syarat calon.

8–21 Oktober 2016 – Penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran data.

22 Oktober 2016 – Penetapan pasangan calon

23 Oktober 2016 – Pengundian Nomor Urut Kandidat.

25 Oktober – Penyerahan laporan awal dana kampanye.

2–3 November – Penetapan daftar pemilih sementara.

26–8 Desember 2016 – Rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap.

26 Oktober 2016 – 11 Februari 2017 – Masa kampanye.

26 Oktober 2016 – Kampanye visi dan misi serta program kandidat di Parlemen Aceh.

26 Oktober 2016 – 11 Ferbruari 2017 – Debat publik atau debat terbuka antarpasangan calon.

15–14 Februari 2017 – Masa tenang.

15 Februari 2017 – Pemungutan suara.

25–21 Februari 2017 – Penghitungan suara dari TPS.

25–27 Februari 2017 – Rekapitulasi, penetapan, dan pengumuman hasil pilkada tingkat provinsi.

1–3 Maret 2017 – Penyampaian dan pengumuman hasil audit dana kampanye kandidat oleh KIP.

10–12 Maret 2017 – Penetapan pasangan calon terpilih tanpa perselisihan hasil pemilihan.

11–13 Maret 2017 – Pengusulan pengesahan dan pengangkatan calon terpilih, jika tidak ada sengketa di mahkamah.

(feb)

Categories: Penyelenggaraan
Tags: #PilkadaAceh

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*