Ini Ciri-ciri APK Asli Versi KPUD Sidoarjo

Ini Ciri-ciri APK Asli Versi KPUD Sidoarjo

IndoElectin.com, Sidoarjo – Tim monitoring dan pengawasan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sidoarjo menemukan alat peraga kampanye (APK) liar pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati. Meski mirip, ada saja perbedaan mana APK asli dan liar.

Komisioner KPUD Sidoarjo, Divisi Sosialisasi, Mukhamad Iska mengungkapkan, APK asli yang difasilitasi KPUD berpedoman pada PKPU 7/2015 yang mengatur APK.

“Mulai konten sampai ukuran, diatur dalam PKPU. Di luar itu, dipastikan liar,” kata Iska, Selasa (22/9/2015).

Ada 3 jenis APK yang dicetak, yakni baliho, spanduk dan umbul-umbul.

Untuk ukuran, baliho dicetak berukuran 4×7 meter, spanduk 1,5×7 meter dan umbul-umbul 1 x 5 meter. Ada pembatasan jumlah pemasangan APK di tiap desa.

Semua APK asli, menyertakan logo KPUD. Kemudian, semua APK paslon dipasang bersamaan dan tidak terpisahkan di tiap titiknya.

Pemasangan bersama ini dilakukan agar tidak menimbulkan konflik di antara calon.
Tim KPUD menemukan beberapa APK liar dipasang di Krian dan Kloposepoloh Sukodono.

Beberapa APK liar juga terdapat di Desa Wunut dan Juwet Kenongo, Kecamatan Porong.

Temuan ini telah dilaporkan ke komisioner dan segera ditindaklanjuti.

“Kami tentu akan menertibkan APK liar ini. Kami akan bersihkan. Silahkan dilepas sendiri kalau tidak ya kami yang turun tangan,” kata Iska.

Dia mengingatkan agar paslon dan timnya mentaati aturan terkait APK. Pada pilkada serentak ini, paslon dilarang membuat dan mamasang APK sendiri.

Seluruh biaya APK, ditanggung negara melalui KPUD. Untuk APK, KPUD menganggarkan Rp 1,03 miliar. (feb)

Categories: Penyelenggaraan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*