Ikhsan Kritik Kenaikan Drastis Dana Hibah Jelang Pilkada Tangsel

Ikhsan Kritik Kenaikan Drastis Dana Hibah Jelang Pilkada Tangsel

IndoElection.com, Tangerang – Calon Wali Kota nomor urut satu Ikhsan Modjo, mengkritisi kenaikan anggaran dana hibah Tangerang Selatan (Tangsel) dalam APBD-Perubahan 2015 yang mencapai 200 persen lebih.

Hal itu diutarakannya saat melakukan silaturahmi ke tengah-tengah warga di Jalan Legoso, Ciputat, Tangsel, Rabu (30/9/2015) malam. Menurut dia kenaikan anggaran dana hibah Tangsel yang terkesan mendadak itu patut diwaspadai, mengingat ini adalah tahun politik. Sehingga segala hal bisa saja dikondisikan untuk bisa dimanfaatkan oleh pihak yang punya kekuasaan.

“Masyarakat Tangsel harus cerdas dan kritis menyikapi kenaikan itu. Semua harus mengacu pada Peraturan Mendagri Nomor 39 Tahun 2012 tentang dana hibah,” kata Ikhsan.

Lebih lanjut, pasangan Li Claudia Chandra (Alin) itu juga tidak habis pikir mengapa dana hibah Tangsel yang mengalami kenaikan hingga Rp75 miliar lebih itu justru semuanya dialokasikan untuk lembaga penyelenggara pemilu, seperti KPUD, Panwaslu serta Polres Tangsel. Sehingga, muncul asumsi bahwa kubu incumbent sedang ingin menggoda lembaga penyelenggara pilkada dengan guyuran dana hibah itu.

“Dari kenaikannya (dana hibah) yang tiba-tiba hingga alokasinya untuk apa kita bisa nilai. Saya tidak paham apakah itu ada hubungannya atau tidak dengan laporan-laporan pelanggaran oleh incumbent yang lambat disikapi oleh mereka (KPUD dan Panwaslu),” sambung politikus Partai Demokrat itu.

Diketahui sebelumnya, Pemkot tangsel secara mendadak mengajukan kenaikan anggaran dana hibah tahun 2015 sebesar Rp75,6 miliar, Sehingga total dana hibah yang diajukan dalam APBD-Perubahan 2015 menjadi Rp105,2 miliar dari dana awal yang hanya sebesar Rp29,5 miliar. (dik)

Categories: Kampanye

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*