Galang Dukungan Pilkada Lewat Facebook, Dua PNS Dilaporkan

Galang Dukungan Pilkada Lewat Facebook, Dua PNS Dilaporkan

IndoElection.com, Majene — Dua PNS Pemkab Majene Sulawesi Barat dinilai aktif berkampanye dan menggalang dukungan suara untuk salah satu pasangan calon via Facebook.

Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Majene, Sulawesi Barat, telah merekomendasikan pemberian sanksi terhadap Kasubag Protokoler Humas Pemkab Majene Sofyan Ilbas yang dinilai terbukti melakukan kampanye politik untuk calon petahana Wakil Bupati Majene, Fahmi Massiara yang kini maju sebagai calon bupati Majene melalui Facebook.

Sementara itu, satu PNS Majene lainnya tengah menjalani proses pemeriksaan di Panwas Majene karena terindikasi melakukan tindak pidana pemilu dengan cara menggalang dukungan lewat Facebook.

Menurut Ketua Panwas Pilkada Majene, Usman, surat rekomendasi sanksi untuk Sofyan Ilbas sudah disampaikan ke Pemkab Majene. Panwas kini menunggu ketegasan Pemkab untuk memberi sanksi sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

“Satu PNS lainnya juga sudah kami periksa, pelanggarannya juga karena berkampanye melalui Facebook, PNS yang kami periksa sekarang ini bahkan sudah mengarah ke pidana pemilu,” ujar Usman.

“Kami tunggu saja seperti apa sanksi konkret yang dikenakan Seskab kepada yang bersangkutan,” tambahnya.

Berdasarkan penelusuran Panwas Majene, dalam foto yang diunggah oleh pemilik akun Facebook bernama Batara Anwar pada 23 Oktober pukul 15.33 itu memperlihatkan dua orang pria dan tujuh perempuan yang mengenakan seragam putih hitam dan memperlihatkan satu jarinya. Pemilik akun juga menuliskan status “Para sahabatku memang cerdas menentukan pilihanya. Salam kompak nomor 1 tetap yang terbaik”.

Tidak sampai di situ, Batara Anwar kembali menuliskan komentar “Tetap semangat untuk memperjuangkan nomor 1 (satu)”.

Panwas menilai, tindakan PNS atas nama Batara Anwar ini sudah mengarah ke pidana pemilu karena sebagai pemilik akun Facebook secara aktif berkampanye dan menggalang dukungan untuk salah satu pasangan calon.

“Hasil kajian panwas itu sudah mengarah pidana pemilu. Kami akan segera rapatkan dengan gamkundu Majene,” ungkap Usman.

Pilkada serentak di Majene sendiri diikuti tiga pasangan calon. Pasangan nomor urut 1 adalah petahana Wakil Bupati Fahmi Massiara-Lukman yang kini maju sebagai calon bupati Majene. Pasangan nomor urut dua adalah mantan Wakil Ketua DPRD Sulbar Arifin Nurdin berpasangan dengan politisi Gerindra, Andi Irfan. Pasangan nomor urut 3 adalah pasangan Rizal Sirajuddin dan Mulyadi Bin Taha. (feb)

Categories: Kampanye

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*