Empat Paslon Bupati Pangkep Dianggap Langgar UU

Empat Paslon Bupati Pangkep Dianggap Langgar UU

IndoElection.com, Maros – KPU dan Panwas Pangkep menilai empat pasangan calon Bupati Pangkep, yakni nomor 1 Abdul Rahman Assegaf-Kamrussamad (Harapanku), nomor 2 Sangkala Taepe – Ali Gaffar, nomor 3 Nur Ahmad – Hafsul Hafatah dan nomor 4 Syamsuddin Hamid- Syahban Sammana (Sahabat SS) melanggar ketentuan Pilkada.

Pasalnya, sejak penetapan calon bupati Pangkep, sejumlah baliho dan alat peraga lainnya, masih tersebar di 13 Kecamatan yang ada di Pangkep. Namun tak satupun paslon yang menertibkan balihonya.

Bulan lalu, Panwas meminta supaya Pemda Pangkep dan paslon segera menertibkan baliho tersebut. poster yang masih bersebaran baik di pohon, dinding, pagar, kaca mobil yang melebihi 5 x 10 cm itu dilarang.

Komisioner Panwas Pangkep, Saiful Mujib, mengaku sampai saat ini tak satupun paslon yang menertibkan balihonya. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kesbangpol dan Polres Maros dan Satpol PP.

“Kami menyepakati bahwa dalam waktu dekat kami akan tertibkan. Namun yang terpenting adalah paslon dan tim sukses, jangan sampai baliho dan posternya sudah ditertibkan, lalu mereka pasang lagi yang baru,” katanya.

Saiful meminta supaya semua pihak yang terlibat pada Pilkada Pangkep, supaya berkomitmen untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan Undang-Undang, khususnya UU Pemilu Nomor 8/2015.

“Selain itu kami minta kepada Pemda melalui Kesbang untuk kooperatif, surat dan jadwal yamg sudah dikirimkan panwas seharusnya dijalankan maksimal,” katanya.

Setiap calon akan dikenakan sanksi berupa teguran secara tertulis. Jika masih melakukan pelanggaran, maka paslon yang melanggar tersebut akan digugat secara hukum.

“Inilah dilema kita. Pemda memiliki kewenangan lebih, bahwa poster yang dipasang dipaku di pohon, baliho dan spanduk yang tidak berizin itu kan dapat dikaitkan dengan pelanggaran terhadap perda,” katanya. (dik)

Categories: Delik

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*