Dipanggil Panwaslu, Timses Airin Tolak Beri Penjelasan Dugaan Pelanggaran

Dipanggil Panwaslu, Timses Airin Tolak Beri Penjelasan Dugaan Pelanggaran

IndoElection.com, Tangerang – Tim sukses pasangan calon (paslon) petahana Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie enggan memberikan penjelasan terkait dugaan adanya pelanggaran kampanye. Dalam pemanggilan pada Senin (7/9) perwakilan timses dicecar 27 pertanyaan oleh Panwaslu Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Dalam pemanggilan pada Senin (7/9) pagi, timses Airin-Benyamin hanya diwakili oleh Ketua Koalisi Tim Pemenangan, M Ramlie. Ramlie datanh sekitar pukul 09.30 WIB. Ia bertemu dengan perwakilan Panwaslu selama sekitar satu jam lebih hingga pukul 10.46 WIB.

Saat dikonfirmasi, Ramlie enggan menjelaskan hasil pertemuan dengan Panwaslu. Terkait teknis jalannya pertemuan dan langkah ke depan pun tidak dipaparkan secara rinci. “Ke depannya, tim kami akan berpedoman pada PKPU nomor 7 Tahun 2015,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon.

Pekan lalu, Panwaslu menyatakan akan memanggil timses paslon petahana Airin-Benyamin. Pemanggilan terkait adanya dugaan pelanggaran kampanye dan penyalahgunaan dana APBD untuk kepentingan paslon petahana. Dua pelanggaran tersebut merupakan hasil temuan Panwaslu.

Ketua Panwaslu Kota Tangsel, Muhammad Taufiq MZ, menjelaskan pertemuan dengan M. Ramlie pada Senin pagi bertujuan menelusur adanya temuan dugaan pelanggaran kampanye. Dalam pertemuan, pihaknya menanyakan 27 pertanyaan kepada M. Ramlie.

Taufiq tidak menjelaskan rincian 27 pertanyaan secara rinci. Namun, secara garis besar, Panwaslu menanyakan kegiatan gerak jalan yang dilakukan paslon petahana dengan warga kecamatan Pamulang pada 30 Agustus lalu.

“Semua pertanyaan berhasil dijawab dengan lugas oleh yang bersangkutan. Pemanggilan hari ini bertujuan mengklarifikasi temuan yang ada,” tutur Taufik. (feb)

Categories: Delik

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*