Dipanggil Panwaslu Surakarta, Anung Dicecar 21 Pertanyaan

Dipanggil Panwaslu Surakarta, Anung Dicecar 21 Pertanyaan

IndoElection.com, Solo – Calon Wali Kota Anung Indro Susanto Senin (7/9) sore akhirnya memenuhi panggilan Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Kota Surakarta.

Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Bapermas P3A dan KB) Surakarta itu, dipanggil Panwas berkait indikasi pelanggaran kampanye money politics dan menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye.

Anung yang hadir hanya didampingi oleh salah satu timnya dicecar 21 pertanyaan dari Ketua Panwas Sri Sumanta selama sekitar 50 menit. “Saya sudah menjawab 21 pertanyaan yang diuajukan Panwas secara lengkap dan komplet. Materi pertanyaannya apa saja, silakan ditanya pada Panwas,” kata Anung seusai keluar dari ruangan klarifikasi.

Anung menyatakan jika keterangannya tak jauh berbeda dengan yang pernah dikemukakan sebelumnya. Ia mengakui ada timnya yang membagikan uang pada para penghuni Panti Wredha Darma Bakti saat digelarnya kampanye di tempat itu.

Adapun Ketua Panwas, Sri Sumanta mengemukakan, jika berdasar keterangan yang dia kumpulkan dari beberapa pihak yakni Kepala UPTD Panti Wredha Dharma Bhakti Suryanto dan Ketua Tim Pemenangan AFI Sugeng Riyanto serta Anung, indikasi politik uang dalam kampanye tersebut tidak bisa diteruskan alias gugur. Sebab selain alat buktinya tidak ada, Anung juga membantah membagi-bagikan uang secara langsung pada penghuni panti.

Sugeng Riyanto juga menguatkan keterangan tersebut. “Memang ada beberapa lansia yang menitipkan uang tersebut pada pengelola panti. Namun cuma berupa uang yang tak bisa dijadikan bukti. Padahal untuk memutuskan jika pelanggaran itu masuk pidana, harus ada dua saksi dan tiga alat bukti,” kata Sumanta. (dik)

Categories: Delik

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*