Di Tengah Pro-Kontra Pencalonannya Di Pilgub DKI, Risma Tetap Santai

Di Tengah Pro-Kontra Pencalonannya Di Pilgub DKI, Risma Tetap Santai

BeritaPrima.com, Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadapi gegap gempita Pilgub DKI Jakarta dengan biasa.

Risma santai, jauh dari rasa tertekan. Apa lagi galau menghadapi keinginan warga Jakarta untuk bertarung melawan Ahok.

“Aku sama sekali nggak pernah mikir. Kalau aku menjabat itu takdirku. Kalau aku galau aku ga bertemu kalian,” jelas Risma saat melihat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Benowo, Kamis (11/8/2016).

Bahkan Risma mengungkapkan kejadian yang lucu sehingga membuat dirinya bila teringat menjadi tertawa.

Ketika ada isu dirinya dipanggil Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri ternyata banyak yang mengkonfirmasikan kepada dirinya saat bertemu.

“Kemarin ada orang tanya gitu, aku jawab eh Pak, Maaf aku bukan wanita panggilan. Aku nggak sadar. Orangnya jadi gimana gitu,” kata Risma tertawa.

Wartawan ikut tertawa. “Judulnya sudah ketemu,” celetuk salah satu wartawan.

Risma yang mendengarnya pun langsung merespons. “Iso iso ae arek arek iki. Pancen gak jelas,” kata Risma tertawa.

risma-tangisSDNamun, suasana menjadi berubah serius ketika Risma secara mendadak mengunjungi SDN Sumberejo II di Kecamatan Pakal, Surabaya.

Awalnya ketika Risma datang, para murid menyambut dengan gembira. Para murid meneriakkan yel yel “Bu Risma…Bu Risma” pun menggema.

Setelah beberapa saat menemui dan memberi semangat siswa, Risma pun berpamitan. Nah, saat itu ada tiga siswa yang menyalami Risma menangis tersedu-sedu.

Mereka meminta Wali Kota Risma tidak meninggalkan Kota Surabaya dengan mengikuti Pilgub DKI Jakarta.

“Ibu jangan ke Jakarta, ibu pokoknya enggak boleh ke Jakarta,” kata Emelia Ilmi, salah satu siswi kelas 5 tersedu di hadapan Risma, Kamis (11/8/2016).

Risma pun berusaha menenangkan siswi yang terisak itu. “Enggak boleh nangis, ndak, ndak. Enggak ada yang ke Jakarta. Siapa yang ke Jakarta, enggak ada yang ke Jakarta. Ayo bergembira, ayo, cup, cup,” kata siswi biasa disapa Imel yanf tinggal di Griya Surabaya Asri ini.

Setelah mendapat kepastian jawaban dari Risma, Imel pun sedikit tenang. “Ibu janji ya enggak ke Jakarta. Di sini ae,” katanya.

Sepeninggal Risma, Imel mengaku senang Risma. “Bu Risma orangmya baik, Bu Risma orangnya baik,” ungkap Imel. (dik)

Categories: Figur

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*