Debat Terakhir Pilgub Sumbar, Irwan Prayitno, Muslim Kasim Siap Adu Visi

Debat Terakhir Pilgub Sumbar, Irwan Prayitno, Muslim Kasim Siap Adu Visi

IndoElection.com, Padang – Pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan Nasrul Abit mengaku percaya diri menghadapi debat terbuka terakhir yang digelar KPU Sumatera Barat pada Senin malam ini, 30 November 2015.

“Kami siap untuk menghadapi debat malam ini,” ujar Irwan Prayitno, Senin 30 November 2015. Menurut Irwan, pengalamannya memimpin Sumatera Barat lima tahun terakhir menjadi modal untuk berdebat dengan pasangan calon nomor urut satu, Muslim Kasim dan Fauzi Bahar. Apalagi, materi debat terakhir ini tentang pemerintahan dan reformasi birokrasi.

Makanya, kata Irwan, tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi debat ketiga ini. Apalagi, calon wakil gubernurnya, Nasrul Abit, juga berpengalaman memimpin Kabupaten Pesisir Selatan selama dua periode. “Tak ada persiapan khusus. Modal kita pengalaman lima tahun terakhir ini,” ujarnya.

Sementara, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Muslim Kasim dan Fauzi Bahar juga menyatakan siap untuk menghadapi debat terbuka malam ini. Mereka akan berdebat sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan.

“Tema debat sudah ada dalam visi dan misi kami. Tinggal persiapan menyajikannya sesuai dengan visi dan misi itu,” ujar Ketua Tim Pemenang Muslim-Fauzi, Syamsu Rahim, Senin 30 November 2015.

Menurutnya, sebelum debat terbuka malam ini, tim pemenangan mengadakan pertemuan dengan pasangan calon. Untuk melakukan penajaman visi dan misi yang sesuai dengan tema debat yaitu hukum, pemerintahan dan reformasi birokrasi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Sumatera Barat Amnasmen mengatakan, debat terbuka pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat akan berlangsung Senin malam, 30 November 2015 di Hotel Pangeran Beach Kota Padang. Materi yang diangkat pada debat terakhir ini, adalah tentang hukum, pemerintahan, dan reformasi birokrasi.

“Masyarakat bisa menyaksikan debat ini secara langsung melalui TVRI,” ujarnya, Senin 30 November 2015. Menurutnya, masing-masing pasangan calon hanya diperbolehkan membawa 200 pendukungnya ke dalam ruangan debat. Ini agar debat ini berjalan dengan kondusif. “Kita juga berkerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengamankan proses debat ini,” ujarnya. (feb)

Categories: Kampanye

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*