Debat Pilkada Nanti Malam, Risma Tak Lakukan Persiapan Khusus

Debat Pilkada Nanti Malam, Risma Tak Lakukan Persiapan Khusus

IndoElection.com, Surabaya – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Rasiyo-Lucy dan Risma-Whisnu, akan mengikuti debat publik di Dyandra Convention Hall (Gramedia Expo), Jumat (30/10/2015) malam dan disiarkan langsung oleh Kompas TV.

Tim Pemenangan Cawali-Cawawali Risma-Whisnu, Syaifuddin Zuhri menyampaikan, pasangan yang diusung PDIP tak perlu persiapan khusus menghadapi acara tersebut.

“Bu Risma dan Pak Whisnu sudah siap. Beliau berdua juga sudah siap dengan konsep alamiah. Lima tahun memimpin,” kata Syaifuddin, Kamis (29/10/2015).

KPU akan menggelar debat publik tiga kali dengan tema yang berbeda-beda. Pertama, Jumat (30/10/2015), kedua Jumat (6/10/2015) dan terakhir Jumat (27/20/2105).

Meski demikian, Zuhri menandaskan, tim pemenangan akan memberi masukan. Sifatnya adalah mempertajam apa yang telah disiapkan Risma-Whisnu. Utamanya menyangkut data terkini terkait Suabaya dan dinamika masyarakatnya.

Termasuk didalamnya adalah problematika kota. Syaifudin yang Ketua Komisi C DPRD Surabaya menuturkan, jagonya sebenarnya tinggal melanjutkan program yang sudah dilakukan selama menjabat sebagai wali kota dan wakil wali kota sebelum ini. “Kami pede karena prestasi calon kami sudah cumlaude,” kata Syaifudin sambil tertawa.

Dia menegaskan, prestasi Surabaya sudah terbukti. Bahkan dunia internasional juga mengakui prestasi Surabaya saat dipimpin duet Risma-Whisnu.
“Pak Whisnu itu melakukan penguatan pada basis politik agar Surabaya tetap kondusif dan pembangunan bisa berjalan lancar,” kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Prestasi Kota Surabaya sejak dipimpin Tri Rismaharini, urai Ipuk, cukup banyak. Di antaranya, mengantarkan Surabaya menjadi Kota Terbaik se-Asia Pasifik versi Citynet Tahun 2012, Kota Berkelanjutan ASEAN Enviromentally Award 2012, dan Taman Bungkul mendapatkan penghargaan The Asian Townscape Award dari PBB Tahun 2013.

Sebagai Wali Kota Risma juga beberapa kali mendapat penghargaan, diantaranya sebagai wali kota terbaik peringkat tiga dunia Tahun 2014 versi World Mayor Prize (WMP).

Whisnu harus menguatkan basis politik dan pendekatan komunikasi dengan partai di luar PDIP. Dengan begitu, gerakannya akan dinamis. Baik secara birokrasi maupun politik.

Soal kekurangan, menurut Ipuk, sapaan akrab Syaifudin, calon PDIP ini bukan tak memiliki kekurangan. Plus minus itu wajar sebagai manusia. Namun kekuangan itu menjadi bahan evaluasi tim Risma-Whisnu. (dik)

Categories: Kampanye

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*