Carateker Diminta Netral Dari Kepentingan Partai Penguasa Di Pilkada

Carateker Diminta Netral Dari Kepentingan Partai Penguasa Di Pilkada

IndoElection.com, Bengkulu – Tarik ulur pelantikan Carateker di provinsi Bengkulu, tidak
terlepas dari kepentingan partai dalam strategi politik untuk memenangkan Pemilu 2019 mendatang. Posisi Carateker kabupaten ditengarai sangat berpotensi untuk di manfaatkan oleh salah satu kandidat Cagub dalam Pilkada. Namun demikian, pengamat politik Provinsi Bengkulu, Azhar Marwan mengatakan, Carateker terpilih harus tetap menjaga netralitasnya.

“Kepentingan politik dalam Pilkada saat ini tidak bisa 100% bisa dihilangkan, terutama oleh partai penguasa. Sudah menjadi marwah politik jika partai penguasa ingin mempertahankan dominasinya pada Pilgub dan Pilbup daerah, begitu juga di provinsi Bengkulu. Namun tergantung lagi bagaimana Carateker menyikapi hal tersebut, jika ingin mendapat simpati dari publik ia harus menjaga netralitasnya,” katanya, Rabu (23/9/2015).

Marwan tidak menampik posisi menteri yang berasal dari partai politik bakal memanfaatkan kekuatannya, untuk kepentingan partainya pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang. “Begitupun menteri yang berasal dari partai politik pasti akan berusaha keras meletakkan carateker guna kepentingan partainya pada Pilgub dan Pilbup nanti. Tapi, pastinya ia (carateker, red) juga melakukannya sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku,” jelasnya.

Namun demikian, Azhar meyakini, carateker yang ditunjuk untuk kabupaten
di Provinsi Bengkulu saat ini, tidak punya tendensi politik apapun. “Hingga saat ini saya meyakini carateker yang ditunjuk sebagian besar adalah orang-orang yang berintegritas dan netral. Hingga tidak mempunyai tendensi pada salah satu calon kepala daerah. Kita tentunya berharap mereka dapat menjaga netralitas dan tidak terjebak pada politik praktis nantinya,” tegasnya. (dik)

Categories: Publik

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*