Benny Mamoto Dikabarkan Bakal Gantikan Elly Lasut Di Pilkada Sulut

Benny Mamoto Dikabarkan Bakal Gantikan Elly Lasut Di Pilkada Sulut

IndoElection.com, Manado – Perlawanan Elly Engelbert Lasut (E2L) yang menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut melalui Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut berakhir dramatis, Rabu (16/9).

Ini setelah Bawaslu dalam amar putusannya menyatakan E2L tak memenuhi syarat untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulut.

Namun, begitu sang pendamping, David Bobihoe diperkenankan untuk bertarung di Pilkada melalui koalisi Golkar, Hanura, PKPI dan PKS dengan memberi kesempatan koalisi parpol pengusung ini mencari pengganti E2L dalam tujuh hari.

Dalamamar putusannnya Bawaslu Sulut menyatakan menerima sebagian permohonan pemohon dan menolak sebagian permohonan pemohon dan memerintahkan KPU untuk melaksanakan hasil keputusan Bawaslu paling lambat Tujuh hari setelah putusan tersebut.

Sebagian permohonan yang diterima antara lain soal hak konstitusional gabungan partai politik yang mengusung pasangan ini.

Komisioner KPU diperintahkan mengembalikan hak konstitusional gabungan parpol karena memenuhi syarat dukungan.

Bawaslu juga memerintahkan KPU untuk mengembalikan hak konstitusional Bacagub Sulut, David Bobihoe yang memenuhi syarat calon wakil gubernur.

“Memerintahkan KPU untuk memberi kesempatan kepada gabungan parpol pengusung mengganti calon tujuh hari sejak putusan ini,” ujar ketua Bawaslu, Herwin Malonda ketika membacakan putusannya.

Bawaslu dalam pertimbangannya mengatakan, penghukuman di Indonesia terbagi dalam beberapa tahap akhir pembimbingan, sehingga masih memiliki kewajiban melaksanakan hukumannya.

“Narapidana dalam Lapas dan klien Bapas Terpidana dan punya kewajiban menjalankan kewajiban hukuman hingga batas waktu,” ujarnya menambahkan.

Ekspresi David Bobihoe saat mendengar amar putusan menunjukkan kedewasaannya. Wakil Elly Lasut ini bersikap sangat tenang, kendati menjalani Sidang yang akan menentukan masa depannya dengan Elly.

Ia terlihat beda dengan umumnya peserta sidang. Komisioner Bawaslu misalnya. Terlihat buru-buru membaca dalil. Komisioner KPU juga sering terlihat gelisah.

Pihak Elly bisa dibilang pincang karena Elly tak hadir dalam sidang itu. Mereka tertolong sikap tenang David itu. Duduk tegak, dengan lengan di atas meja serta tatapan teduh adalah gaya khas David yang diperagakannya dalam sidang.

Baik saat diserang atau dibenarkan oleh dalil Bawaslu, ia tetap memasang gaya itu.

Kekecewaan sempat menghuni wajahnya selama beberapa detik saat putusan Bawaslu dibacakan. Namun segera ketenangan kembali mengambil alih. Wajah David kembali teduh. Seperti semula.

David mengatakan, ia terpukul dengan putusan Bawaslu. “Yang pasti sedih,” kata dia.

Mengenai pencalonannya sebagai wakil Gubernur, ia mengaku berserah pada keputusan partai.

Jika partai menghendakinya sebagai wakil Gubernur, dirinya siap.”Saya terserah partai pengusung,” kata dia.

Beda dengan David yang tenang, Telly Tjanggulung terlihat tak tenang. Ia sering terlihat bertopang dagu serta mengatupkan tangan.

Beberapa kali ia memegang ponsel, berbicara dengan Elly. Saat sidang sudah memasuki pembacaan putusan, dengan tak diduga, Telly meninggalkan ruang sidang.

Wajahnya kusut. Ditanya tentang kondisi suaminya, Telly bungkam. “No comment,” kata dia.

Terpisah Komisioner Bawaslu Sulut Jhony Suak mengatakan, putusan yang mereka ambil sudah mempertimbangkan seluruh aspek hukum yang berlaku. “Kami coba berlaku adil,” kata dia.

Suak mengatakan, putusan tersebut bakal jadi rujukan hukum untuk 6 daerah lainnya yang meloloskan calon kepala daerah berstatus narapidana.

Salah satu daerah tersebut adalah Manado. “Ini adalah putusan bersejarah, bakal jadi rujukan hukum,” kata dia.

Ketua KPU Sulut Yessy Momongan mengatakan, pihaknya akan mengusut KPU Manado yang meloloskan Jimmy Rimba Rogi. “Kita sudah panggil, setelah itu kita pleno,” katanya.

Atas putusan ini kabarnya Golkar sebagai partai pengusung sudah melakukan komunikasi dengan beberapa bakal calon pengganti.

Di antaranya yang dibidik adalah Benny Josua Mamoto. Ketua Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) ini digadang untuk menggantikan Elly Engelbert Lasut menjadi calon gubernur.

Sayangnya saat coba dihubungi, Mamoto lagi mengikuti pertemuan. Hanya orang dekatnya mengatakan Mamoto bersedia untuk maju di Pilgub 2015.

Sedangkan Ketua DPD Partai Golkar Sulut versi Aburizal Bakrie, Stefanus Vreeke Runtu (SVR) menyatakan, kesiapannya untuk maju di Pilgub, jika dipercayakan oleh Partai Golkar Sulut.

”Kalau dipercayakan untuk menggantikan Elly Lasut di Pilkada, tentu saya siap, ” ujarnya ringan. (dik)

Categories: Delik

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*