Bawaslu Minta Tokoh Agama Bantu Cegah Politik Uang Di Pilkada

Bawaslu Minta Tokoh Agama Bantu Cegah Politik Uang Di Pilkada

IndoElection.com, Jakarta – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nelson Simanjuntak meminta agar tokoh-tokoh agama memberikan pesan moral bagi pemilih menjelang pelaksanaan pilkada serentak 2015. Hal itu dinilai sebagai salah satu cara mencegah terjadinya politik uang.

“Kami berharap lembaga agama mendorong tokoh agama, tokoh masyarakat untuk berperan serta memberikan pesan moral agar pemilu lebih demokratis, bermoral dan bermartabat,” ujar Nelson, dalam konferensi pers di Kantor Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Jakarta Pusat, Minggu (27/9/2015).

Menurut Nelson, awalnya masyarakat masih malu membicarakan mengenai politik uang yang tergolong sebagai suap dalam pemilu. Namun, sekarang politik uang malah dibicarakan secara terang-terangan, karena tidak dianggap sebagai suatu kejahatan.

Selain itu, menurut Nelson, lembaga agama juga bisa memberikan imbauan kepada seluruh perwakilannya di tingkat daerah untuk mengantisipasi politik uang dalam pilkada. Misalnya, menolak sumbangan yang jelas-jelas diberikan calon kepala daerah dengan maksud-maksud tertentu.

“Misalnya, karena pelaksanaan pilkada berdekatan dengan Natal, pengurus gereja jangan memanfaatkan calon kepala daerah untuk meminta dana, dan gereja tidak menerima sumbangan dari pasangan calon,” kata Nelson. (dik)

Categories: Kampanye
Tags: #PolitikUang

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*