Bantah Melanggar, Kubu Cellica Minta KPU Karawang Netral

Bantah Melanggar, Kubu Cellica Minta KPU Karawang Netral

IndoElection.com, Karawang – Kubu Cellica Nurrachadiana meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karawang tidak mudah diintervensi. Mereka mengklaim pemasangan baliho calon petahana sudah sesuai aturan.

“Kami yakin Panwaslu maupun KPU akan bekerja secara profesional, sesuai aturan dan hukum yang berlaku. Mereka tidak akan mungkin bisa diintervensi oleh siapapun, termasuk kami dari pihak teh Celli,” ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu)

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Karawang, Wawan Ismanto, ketika dihubungi melalui telepon, Selasa (8/9).

Menurutnya, sebagai peserta pilkada hendaknya mengedepankan sikap saling percaya terhadap penyelenggara.

“Sebagai peserta pilkada kita harus percaya kepada penyelenggara. Karena dengan saling percaya pilkada ini akan berjalan dengan baik, aman, damai dan sesuai harapan masyarakat Karawang,” jelasnya.

Wawan menyebutkan juga, pihaknya mengganggap baliho Cellica sudah sesuai aturan. “Saya kira, kita harus membedakan mana Teh Celli sebagai plt bupati dan mana sebagai calon. Sejauh ini kami dari pihak Cellica-Jimmy selalu berusaha bertindak sesuai aturan, baik Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) maupun Undang-undang pilkada,” tandasnya.

Dikatakan, Plt Bupati berhak memberikan informasi kepada masyarakat tentang pelayanan dan program pemerintah, baik program pemkab maupun pusat.

“Kalau memang ada aturan yang melarang Teh Celli untuk tidak memasang iklan layanan masyarakat kepala daerah, pasti beliau akan ikuti aturan tersebut,” katanya.

Ditanya persoalan iklan layanan masyarakat Cellica yang gambarnya sama dengan yang tertera di surat suara, pihaknya mengaku akan mengkaji hal ersebut.

“Bukankah selama ini baliho layanan masyarakat Teh Celli sebagai Plt Bupati tidak pernah ada tulisan yang bersipat kampanye. Jadi menurut saya sah sah saja. Kalau masalah foto, itu wajar-wajar saja. Kan tidak ada aturan yang mengikat hal itu,” ungkapnya.

Saat disinggung perihal cuti Cellica yang juga dipermasalahkan tim lawan, Wawan berdalih hal tersebut sudah diatur dalam PKPU dan UU pilkada. “Cuti Teh Celli kan sudah diatur berdasarkan PKPU ataupun UU Pilkada,” ujarrnya.

Sebelumnya, lima tim pemenangan paslon mengajukan nota protes terhadap KPU dan Panwaslu perihal baliho dan masa cuti kampanye Cellica. Bahkan, mereka mengancam akan melapor ke Dewan Kehormatan Pennyelenggara Pemilu (DKPP) RI karena KPU dan Panwaslu dituding telah condong kepada calon petahana.

Tim pemenangan nomor urut 1,2,4,5,dan 6 itu , juga mengultimatum penyelenggara pemilu melaksankan tuntutan mereka selama 2 hari. (feb)

Categories: Delik

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*