Atasi Banjir Saat Pilkada, KPU Rokan Hulu Siapkan TPS Terapung

Atasi Banjir Saat Pilkada, KPU Rokan Hulu Siapkan TPS Terapung

IndoElection.com, Roan Hulu – Sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu terendam banjir akibat luapan aliran Sungai Rokan sepekan terakhir. Banjir dikhawatirkan bakal mengganggu proses pemungutan suara saat Pemilihan Kepala Daerah pada 9 Desember 2015.

“Banjir di beberapa desa saat ini jelas sangat menggangu proses tahapan Pilkada,” kata Ketua KPU Rokan Hulu, Fahrizal, Jumat, 20 November 2015.

Fahrizal menyebutkan, pihaknya telah merencanakan dua pilihan pelaksanaan teknis pemungutan suara saat hari pemilihan di daerah terkena banjir. Pertama pemindahan lokasi pemungutan suara, cara kedua menyediakan TPS terapung di desa yang terendam banjir.

Namun sejauh ini belum ada keputusan lantaran perlu ada kesepakatan terlebih dulu dengan pemerintah daerah. “Kami akan bahas dulu dengan pemerintah daerah,” kata Fahrizal.

Menurut Fahrizal, perlu adanya koordinasi antara KPU dan pemerintah daerah untuk memindahkan TPS jika saat hari pemilihan banjir tak kunjung surut. Begitu juga dengan teknis penyediaan perahu untuk TPS terapung di daerah banjir.
“Kami perlu membicarakan juga dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk menyediakan perahu,” kata Fahrizal.

Sejauh ini, kata Fahrizal, tahapan Pilkada di Rokan Hulu masih berjalan lancar. Distribusi logistik dan surat suara belum terlaksana karena masih dalam percetakan di Pekanbaru.

Banjir di beberapa daerah sudah berangsur surut. Ia mengkhawatirkan satu daerah yang masih berisiko mengalami banjir, yakni Kecamatan Bonai Darusallam. Kecamatan itu berada di dataran rendah dekat Sungai Rokan. “Daerah ini selalu jadi langganan banjir setiap tahun,” ujar Fahrizal.

Musim hujan dalam intensitas ringan hingga sedang terus mengguyur Riau membuat aliran sungai meluap. Sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu terendam banjir. Pemerintah Rokan Hulu menetapkan status darurat banjir mengingat wilayah tersebut berada di sepanjang aliran sungai.

“Kami sudah tetapkan status darurat saat banjir pertama pada Senin kemarin,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Derah Rokan Hulu, Aceng Herdiana, Kamis, 19 November 2015.

Ada tiga pasang calon bupati bakal bertarung di Pilkada Rokan Hulu 2015 yakni Hafith Syukri–Nasrul Hadi diusung Partai Demokrat, PKS dan PKB. Kemudian Suparman-Sukiman diusung Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, dan Hanura. Lalu Safaruddin Poti-Erizal didukung Partai PDIP dan PAN.

Pemungutan suara Pilkada Rokan Hulu dilaksanakan di 16 Kecamatan, 145 desa dan 963 TPS. Sebanyak 294,863 warga masuk dalam Daftar Pemilih Tetap. (ren)

Categories: Penyelenggaraan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*