Anggaran Dipangkas Rp21,5 M, Pilkada Muratara Terancam Ditunda

Anggaran Dipangkas Rp21,5 M, Pilkada Muratara Terancam Ditunda

IndoElection.com, Palembang – Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) merekomendasikan Pilkada Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) ditunda hingga 2017. Rekomendasi ini dampak dari pemotongan anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwaslu Muratara.

Pemotongan anggaran KPU dari Rp25 miliar menjadi Rp10 miliar dan anggaran Panwaslu dari dari Rp9 miliar menjadi Rp2,5 miliar oleh DPRD Muratara dinilai melenceng dari Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NHPD) yang disepakati.

Dengan adanya pemotongan tersebut, Komisioner Bawaslu RI Nasrullah Sioner mengatakan anggaran yang disiapkan untuk Pilkada Muratara terlalu minim. Bila dipaksakan justru menyulitkan kinerja jajaran Panwaslu. “Bagaimana jajajaran kami bisa berjalan kalau anggaran tidak menunjang,” tegasnya.

Dia melanjutkan, awalnya Pilkada Muratara akan digelar pada 9 Desember 2015, serentak dengan 269 daerah lain di Indonesia. “Kami segera menerbitkan surat rekomendasi agar Pilkada Muratara ditunda hingga 2017,” jelasnya.

Dihubungi secara terpisah, Komisioner KPU Devisi Sosialisasi Ahmad Nafi juga mengaku keberatan dengan pemotongan anggaran tersebut. Dampaknya bisa terjadi penundaan jadwal pelaksanaan pilkada. “Dalam aturannya jelas disebutkan, penundaan pilkada bisa dilakukan bila terjadi bencana alam dan anggaran kurang,” tegasnya.

Kondisi Muratara saat ini, sambungnya, sudah memenuhi syarat untuk dilakukan penundaan karena kekurangan anggaran. “Namun, kami berharap Pilkada ini tetap berlangsung sesuai yang dijadwalkan dan Pemda Muratara dapat menepati janjinya sesuai NHPD yang telah disepakati,” pungkasnya. (feb)

Categories: Keuangan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*