Akun Paslon Bupati Semarang Ini Diretas

Akun Paslon Bupati Semarang Ini Diretas

IndoElection.com, Ungaran – Akun resmi media sosial dalam hal ini Facebook pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mundjirin-Ngesti Nugraha (Mukti) dengan nama akun MUKTIberbakti diretas oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Hal itu terjadi sebelum pengelola dalam hal ini, Tim Pemenangan Mukti melaporkan keberadaan akun kepada KPU Kabupaten Semarang.

“Beruntung belum dilaporkan ke KPU. Baru dua hari dibuat sudah di-hack, imbasnya akun Facebook dengan nama MUKTIberbagi tidak bisa lagi diakses,” ungkap Sekretaris Tim Pemenangan Mukti, Bondan Marutohening, Jumat (18/9).

Dengan adanya kejadian itu, dia bersama tim yang membidangi sosialisasi saat ini tengah membuat akun Facebook baru. Di sisi lain, menurutnya, akun Twitter dengan nama @MUKTIberbakti masih bisa diakses. “Tinggal menunggu akun Facebook. Setelah semua on, kami akan melaporkan ke KPU,” katanya.

Anggota KPU Kabupaten Semarang, Ridho Pakina menyebutkan, sejak 27 Agustus 2015 atau awal masa kampanye baru satu tim pasangan calon yang melaporkan akun media sosial. Tim yang dimaksud adalah Tim Pemenangan Nur Jatmiko-Mas’ud Ridwan (Jatimas). Pengajuannya menurut Ridho, dilakukan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan kampanye tepatnya 26 Juli 2015 silam oleh Badarudin.

“Akun yang dilaporkan ada empat. Meliputi email, Twitter, Facebook paslon Jati Mas, dan Facebook relawan Jati Mas. Laporannya telah kami tembuskan ke Panwaslu. Dengan begitu, selain kami Panwas juga mengecek sekaligus memantau,” ujarnya.

Bagi KPU, yang terpenting dan harus dilakukan adalah masing-masing tim pemenangan wajib melaporkan apabila membuat serta mempergunakan akun media sosial selama masa kampanye berlangsung mulai 27 Agustus 2015 hingga 5 Desember 2015. Apabila ada akun lain yang belum atau tidak dilaporkan, berarti akun tadi tidak resmi dan tidak tunduk pada aturan yang telah dibuat KPU.

“Jika ada muatan-muatan negatif atau merugikan pihak lain di akun tersebut, masyarakat dapat melaporkannya ke pihak kepolisian. Jeratannya sesuai dengan Undang-Undang IT dan Informasi Publik,” tegasnya. (feb)

Categories: Kampanye

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*